BAB TIGA PULUH SATU

1045 Kata

Jam satu malam Zelin terusik dalam tidurnya, kepalanya terasa pusing. Keringat mengalir membasahi tubuhnya, perutnya terasa perih dan melilit. Gadis itu terus bergerak gelisah, akibat pergerakannya itu membangunkan laki-laki yang tidur disampingnya. Vathan membuka matanya perlahan, lalu mendekatkan diri pada tunangannya. Membawa gadis tercintanya masuk ke dalam pelukannya. Ia usah lembut kening Zelin yang basah oleh keringat. "Kamu kenapa sayang?" "Gak tau, tapi kepala aku pusing banget. Perut aku juga perih." Jawab Zelin lirih Vathan bangkit dari posisi tidurnya, lalu duduk bersandar pada kepala ranjang. Ia ajak Zelin untuk duduk di sampingnya, lalu ia rangkul tubuh mungil itu. "Kamu mau tau gak sayang, kamu itu kenapa?" "Aku gak mungkin hamil kan? Bulan kemarin aku masih datang bula

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN