10. Bos Menyebalkan

532 Kata
Acara perkenalan berjalan lancar. Dan tibalan sang Presiden Direktur berbicara.Tampak tenang dan berwibawa. " Terimakasih untuk kalian semua yang telah dengan antusias menyambutku. Dan terimakasih juga untuk loyalitas kalian terhadap perusahaan. Aku berjanji akan memberikan perubahan bagi kesejahteraan kalian" Terdengar tepuk tangan yang meriah dan bisik- bisik kegirangan dari mereka. " Dan tolong bantu saya dalam pekerjaan supaya mendapatkan hasil yang memuaskan. " Semua kembali hening karena Arrey berbicara tanpa senyum sedikitpun. Sikap dinginnya, kharismanya seakan menghipnotis semua pegawainya. " Dan satu lagi, saya membutuhkan seorang asieten pribadi. dan itu akan aku pilih sendiri dari kalian" Arrey mngedarkan pandnganya kepada seluruh karyawannya. Terlihat sekali beberapa karyawan perempuan yang masih singgle maupun sudah berumah tangga bersikap kecentilan, membuat Melodi jengah dan memilih untuk tidak memperhatikan mereka. Dia menunduk asyik memperhatikan sepatunya yang sedikit kegedean. " Kamu yang memakai hijap ungu" Tunjuk Arrey pada Melodi. Semua mata langsung tertuju padanya. Sedangkan Melodi masih asyik dengan sepatunya. Sampai Susan menyikunya. " Mel..Presdir memintamu jadi asistenya' " haaa..." kemudian Melodi mendongak menatap sang Presdir. " Saya Pak" jawab Melodi sambil menunjuk hidungnya sendiri. Membuat Arrey gemes. Dan sukses membuat semua mata menatap heran padanya yang begitu santai dan datar saja menghadapi bos yang super super tampan itu. " Ih sok jual mahal" bisik salah satu karyawati " Iya nih " sambut yang lain " Padahal mau ya..dasar sok lugu, menyebalkan" timpal yang lain lagi. " Anak baru kecakepan Yach.." sambung yang lain lagi. Susan jadi tak enak hati. Tapi Melodi santai saja. tak ada respon apapun malah terkesan jutek. " Ya kamu, siapa nama kamu" " Melodi" jawab Melodi singkat. Semua sampai geleng- geleng kepala melihat keberanian Melodi. " Nama yang bagus, oke mulai hari ini kamu jadi Asisten Pribadi saya. dan tugas kamu adalah selaluikut kemanapun saya pergi tak terkecuali" " Apa pak, ikut kemanapun Bapak pergi, ya tidak mau saya, masak kalau Bapak kekamar mandi saya juga ikut" Jawab Melodi santai tanpa dosa sambil kembali menatap kearah sepatunya. Dan sudah pasti jawaban Melodi membuat semua tertawa. Wajah Arrey merah menahan rasa kesal karena Melodi seperti mempermalukannya. " Maksud saya dalam urusan pekerjaan saja" Arrey memperbaiki perkataanya barusan. "Lah jangan saya pak, saya takut nanti akan mempermalukan Bapak, saya masih baru dan belum terlalu mengerti pak." Jawab Melodi santai dan masih sibuk dengan sepatunya. " Kamu bisa belajar. Ada apa denganmu kenapa terus sibuk menatap kebawah. coba kalian yang didepan Melodi menyingkir " Perintah Arrey . Segera mereka menyingkir sehingga tpak Melodi lagi mengutak Atik sepatunya dengan kaki . " Sepatu kamu kenapa" tanya Arrey lagi. " Ih Bapak perhatian amat sama saya. sepatu baru pak kebesaran ini" jawab Melodi sambil menunduk mengambil sepatu kemudian mengangkatnya. Menunjukan kepada Arrey. Wajah Arrey kembali memerah karna perkataan Melodi barusan. " Baiklah sudah diputuskan, kamu yang saya tubjuk menjadi Asisten saya. Dan Pertemuan selesai" Begitu selesai bicara. Arrey langsung pergi meninggalkan pertemuan. Terdengar suara riuh rendah dari par karyawan berpendapat tentang Melodi. Tapi dia hanya diam dan mengangkat bahunya. " Rasain" batunya girang Begitu sampai diruanganya, Arrey langsung menghempaskan tubuhnya disofa . Tapi kemudian dia tersenyum mengingat kejadian tadi. " Melodi selain cantik, kamu juga cerdik, aku semakin tertarik. lihat saja balasanku nanti" gumam Arrey sambil tersenyum-senyum sendiri.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN