Bab 27

1040 Kata

27 Raveena memandangi semua orang, yang berada di kamar Max, di Hotel Bramanty. Mereka tengah mendiskusikan susunan panitia penyambut tamu, untuk acara pemberkatan dan resepsi yang akan dilaksanakan di ballroom hotel itu, sekitar dua bulan ke depan. Raveena takjub dengan cara Zulfi dan Wirya dalam mengatur siapa saja yang bertugas di setiap tim. Raveena makin kagum, ketika kedua menantu Adhitama itu langsung membuat detail setiap pertunjukan, yang akan ditampilkan di resepsi. "Bang, aku sudah nentuin orangnya. Maksudku, bagian akrobat," cakap Max. "Siapa? Kucatat dulu," jawab Wirya. "Dimas, Hisyam, Beni, Harun, Harzan, Mahesa, Aditya, Santos, Ardi, dan Kelvan." "Santos itu takut ketinggian. Ganti yang lain." "Ehm, siapa yang badannya tinggi dan gagah?" Wirya berpikir sesaat,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN