31 Sudut bibir Kimora mengukir senyuman, sesaat setelah mendengarkan curahan hati Raveena. Kimora memahami kegelisahan gadis itu, karena kondisi Max yang separuh gay. Kimora berdiri dan berpindah ke lemari kaca besar, di sudut kanan ruang kerja. Dia membuka benda itu dan mengambil map merah, lalu berbalik dan kembali ke sofa. Perempuan bergaun hijau itu membuka map dan mencari data yang dulu dikumpulkannya, untuk makin memahami proses kesembuhan Fritz dari penyimpangan sek-sual, yang sempat dilakukan pria itu belasan tahun silam. "Ini, dibawa pulang, Ra. Saat senggang dan pikiranmu tenang, baca ini," tutur Kimora. "Ini hasil wawancaraku dengan terapis yang menangani Kak Fritz, dan testimoni dari beberapa istri yang bernasib sama dengan kita," lanjutnya. "Aku ngerti, kamu pasti cem

