17. Mantan Meresahkan

1103 Kata

“Bagaimana Vid, kamu setuju kan?” tanya Tuan Bram setelah pulang dari rumah Pak Yudi. “Apakah Papi bahagia?” tanya balik David. “Tentu saja Nak, Papi yakin Delia itu akan menjadi istri kamu, Papi ingin sekali itu terwujud,” jawabnya sambil tersenyum. “Baiklah, terserah Papi atur saja tetapi untuk saat ini biarkan dia beradaptasi dulu dengan pekerjaan di kantor.” “Oke, enggak masalah dan kamu ingat mulai sekarang kamu jangan tebar pesona di setiap wanita yang kamu temui dan hilangkan pikiranmu untuk kembali dengan wanita itu.” Jawaban Tuan Bram membuat David menghentikan langkahnya dan menatap ragu ke arah Tuan Bram. “Kenapa? Kamu pikir Papi tidak tahu apa yang kamu lakukan di luar sana? Ingat David kamu sendiri yang mengakhiri hubungan kalian dengan apa yang sudah dia lakukan di dep

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN