Urvilla masih dalam posisi setengah sadar. Apa yang aku dengar barusan?Apa Galen menyatakan perasaannya padaku?Kenapa dia menangis?Aku tidak bisa membuka mataku, obat ini sangat membiusku, aku ingin mengatakan sesuatu tapi tidak bisa, apa maksud perkataan Galen?Bertahanlah selama yang aku bisa?Aku ingin bertanya, aku harus bagaimana? Urvilla masih berusaha untuk membuka matanya tapi gagal. Galen berbalik untuk mengambil tempat duduk, tiba-tiba tangan Urvilla menahannya. Galen sudah berhasil menggeret kursinya, dia duduk di samping Urvilla, menggenggamnya dengan erat. “Kamu tidak perlu khawatir, aku akan menjagamu, Urvilla. Tidurlah!” Galen mengelus punggung tangan Urvilla, sampai akhirnya Urvilla benar-benar tertidur lelap. Urvilla terbangun di sebuah bibir pantai, dia melihat keluarg

