Tak Terduga

1499 Kata

“Karena aku sangat mencintaimu Sanya, aku sangat menyayangimu, walaupun kamu selalu membenciku tidak pernah menganggapku dan tidak pernah—“ Sanya mengangkat kepalanya dari pelukan pria itu, dengan tiba-tiba berhenti menangis, lalu menutup mulut Riko dengan tangan kanannya. “Apa kamu akan mengungkitnya sepanjang hidupmu?” Riko hanya bisa menggelengkan kepala, karena Sanya masih menutup mulutnya dengan sangat erat. “Baiklah, aku akan menerimanya!” tiba-tiba saja Sanya bangun dari posisi berbaringnya di atas Riko lalu duduk di sebelah Riko berbaring. Riko mengernyitkan dahinya, dia bingung apa maksud ucapan Sanya. Sanya membuka mulut Riko yang di tutupnya dengan tangan, dia meraba paha Riko. Membuatnya merasa geli, “Hei! apa yang kamu lakukan?” Riko mulai bergerak karena memang sangat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN