“Bara, kamu mau kemana?” tanya Safira ketika Bara menuruni tangga dari kamar pribadi mereka. Safira sudah tampil cantik dan anggun dengan gaun midi berwarna ivory berbahan katun satin yang ringan. Potongannya sederhana. Lengan pendek, pinggang sedikit mengecil, dan rok jatuh lurus hingga betis. Tidak ada detail berlebihan, hanya satu pita kecil di bagian belakang yang membuat gaun itu terlihat manis. “Aku ada urusan.” Jawab Bara singkat sambil menggulung lengan kemeja hitamnya sampai siku. “Kamu, enggak baca pesanku? Aku ingin kita makan bersama malam ini.” Safira memutar badannya mengikuti gerak Bara. “Maaf, aku enggak sempat baca.” Safira dengan langkah cepat menyusul Bara. Lalu berhenti tepat di depan Bara sambil merentangkan kedua tangannya, menghadang Bara. Bara otomatis menghen

