“Apa-apaan kamu Saf?!” tanya Riko Prayoga. Pimpinan agensi dimana Safira bernaung menjadi artis. “Kamu tahu, apa yang kamu lakukan tadi bisa jadi berita yang tidak menguntungkan untuk kita?” tambah Riko. Ya. Di sesi foto bersama tadi, terlihat Safira dengan sengaja menggandeng Bara dan mengajaknya untuk berpose di tengah. Lagi, setelah sesi foto berakhir, Safira mendaratkan sekilas kecupan di salah satu pipi Bara. “Banyak kamera dan media yang meliput Saf!” Riko yang daritadi bersedekap berdiri membelakangi Safira, kini dengan cepat berbalik dan menatap Safira dengan tatapan tajamnya, sedangkan Safira duduk santai sembari menyandarkan punggung di sofa lembut nan empuk. “Enggak usah berlebihan Riko.” Balas Safira santai. Riko menggelengkan kepalanya sejenak, lalu menghela napas sambil

