Masih dalam kegelapan, Nada merasakan tubuhnya diseret luar biasa kencang, dan deras. Ia merayap naik, dan dengan cepat matanya kembali berfungsi. Ada cahaya. Ia mendongak. Bulatan terang terlihat di atas sana, sepertinya sinar matahari di balik permukaan air. Dan baru sekian detik kemudian ia menyadari tangannya ditarik tangan lain yang sangat lembut. Sesosok bayangan ramping ada di depannya. Bayangan itulah yang menyeretnya naik menuju permukaan air. Sesaat tak terlihat jelas siapa dia. Hanya ada bayangan berwarna gelap, yang tetap belum terlihat jelas sekalipun sekelilingnya makin dipendari cahaya. Lalu puncak tergapai. Nada mengeluarkan suara keras saat ia isi paru-parunya dengan sebanyak mungkin udara. Ada tetes-tetes air asin yang tetap terhirup lewat hidung, tapi ia tak peduli. Ya

