Gateway

1448 Kata

Nada memaksa dirinya keluar dari mimpi dan bangun. Sedetik setelah sejuk hawa AC memastikan bahwa ia sudah tiba kembali di alam nyata, matanya menengok ke ponsel yang ada di meja belajarnya. Pukul 3.15 WIB sekarang. Ia menyumpah pendek. Apa pun rupa kejadian yang tadi ia lihat dalam bentuk noktah tanda bahaya, itu pastinya sudah terlewat saat ini. Belum lagi ia keluar dari selimut, pintu kamar diketuk dan langsung dibuka dengan cepat. Seseorang menyelinap masuk dengan gerakan ringan seolah itu kamar dia sendiri. Mata Nada melebar. Sosok ramping apik dalam balutan busana serba hijau itu tak lain adalah Dayu. Dan tentu bukan perkara susah bagi indigo kelas kakap sepertinya untuk melakukan Shortcut hanya beberapa detik setelah keluar dari Infiltrasi Mimpi. “Sial! Ternyata beberapa menit di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN