Jika beberapa waktu kemarin Tasya hanya seorang diri di rumahnya, pagi ini saat bangun dan akan sarapan, sudah ada sang Mama yang menunggu di ruang makan. "Ma," Tasya mencium pipi Indira lalu duduk di salah satu kursi. "Pagi sayang," Sahut Indira. "Papa mana Ma?" "Sebentar lagi juga datang, tadi lagi siap-siap di kamar." Tasya menatap meja makan yang sudah tersaji menu sarapan nasi goreng. "Mama masak? Kan masih capek ma, harusnya Tasya aja ma yang masak." "Ngga apa-apa lho, mama tuh udah lama ngga masakin kamu jadi pagi ini mama mau buat sarapan lagi buat Tasya." Tasya tersenyum, "Iya deh," Lalu menyendokan nasi goreng ke piringnya, "Tasya juga kangen nih sama masakan mama." "Kalau gitu harus habisin ya." "Siap bos!" Tasya mengangkat satu ibu jarinya. "Wah enak nih!" Kenan dat

