21 - Mampir

1646 Kata

"Pagi Ma, Pa," Sapa Tasya begitu masuk ke ruang makan di mana kedua orang tuanya berada. "Pagi sayang," Sahut Indira. "Pagi," Timpal Kenan. "Papa udah rapi aja," Tasya duduk di salah satu kursi, "Mau ke mana?" "Ke gedung baru, mau lihat proses penyelesaiannya." Jawab Kenan. "Oh iya udah hampir beres ya? Berarti sebentar lagi Papa udah bisa mulai kerja ya. Kalau karyawannya gimana Pa?" "Mereka pindah ke sini," Ucap Indira sambil memberikan sepiring sarapan untuk Tasya. "Serius pada pindah ke sini?" Kenan dan Indira mengangguk bersamaan, "Hari gini cari kerja itu ngga mudah nak," Jawab Indira, "Jadi mereka bersedia untuk ikut Papamu pindah, lagipula kita bantu kok. Yah ngga seberapa sih setidaknya lumayan untuk mereka, Papa ngga sepenuhnya bebanin ke mereka." Tasya mengangguk meng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN