Masih ada satu jam sebelum berangkat ke toko, Tasya menikmati sarapannya ditemani sang Mama. Kenan, Papanya, sudah berangkat dari pagi karena ada hal yang harus ia tangani berhubungan dengan pekerjaannya. "Mama yakin mau di rumah aja?" Tanya Tasya karena beberapa detik lalu dirinya menawarkan Indira untuk ikut dengannya ke toko. "Iya Sya, kemarin kan Mama udah main ke tokomu, masa tiap hari ke sana, sesekali Mama mau menikmati waktu di rumah aja." Tasya tersenyum, "Iya deh Ma," Lalu kembali menghabiskan sarapannya. "Kamu ngga kesiangan ini?" "Engga kok Ma, masih bisa sekitar satu jam lagi ke toko." "Kalau macet bagaimana?" "Aman Ma, Tasya udah perhitungkan selama ini, paling ya lewat-lewat sedikit dari perkiraan." "Ya sudah--" Deringan ponsel Tasya memotong ucapan Indira. Tasya me

