Kedatangan Anak Pak Lurah (Sigit)

1237 Kata

Braak!!! Setelah memastikan para wanita sudah berada di tempat aman, Dewa membuka pintu dengan tak kalah kasarnya. Itulah ilmu intimidasi yang dia miliki. Jika lawan sudah lebih dulu menggertak kita, kita harus membalas dengan gertakan yang lebih keras meskipun dalam hati ada ketakutan. Sementara itu Pak Dirman sibuk menarik-narik lengan sang menantu dari belakang. Dirman meminta Dewa untuk mundur saja dari pada mencari masalah dengan sang penguasa desa. "Siapa kamu! ?" tanya Dewa lantang dengan kedua tangan berkacak pinggang serta dagu terangkat. "Jangan ikut campur, kalau tidak ingin habis di tangan kami." seru salah satu diantara mereka berempat dengan penampilan seperti seorang centeng. "Siapa majikan kamu? Kenapa tidak datang sendiri?Takut!?" tanya Dewa langsung pada intinya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN