Sonia yang sedang mengemudi nyaris membanting ponselnya ketika mencoba untuk menghubungi teman-temannya, tetapi jelas sekali teman-temannya tidak ada yang menjawab panggilannya. “Sial, teman macam apa mereka itu? Di saat aku sedang kesulitan seperti ini, tidak ada satupun yang mau mengangkat teleponku,” gerutunya mengingat bahwa mereka pernah mengucap janji untuk saling membantu di saat ada salah satu yang mendapatkan kesulitan. Sonia memutar-mutar mobilnya di kota, lalu menepikan mobilnya di sebuah tempat yang aman untuk berpikir. Dia memijat keningnya, merasa sangat pusing dengan tujuannya ke mana. Sonia tidak sempat melihat media sosial yang menayangkan dirinya sedang menendang seorang wanita hamil pemilik toko roti. Dia sibuk berpikir ke mana arah untuk melarikan diri dari kejaran

