Keluarga Clara bersiap untuk berangkat ke Jakarta, akan memenuhi undangan dari orangtua Dave. Jam keberangkatan mereka adalah jam 4 sore. Selesai bersiap, mereka makan siang bersama dirumah.
Mutiara
mama.. mama..
Clara
iya sayang..
Mutiara
mama udah lihat belum youtube kakak
Clara
emangnya kenapa sayang?
Mutiara
udah lihat belum video terbarunya kakak?
Clara
belum..
Mutiara
yaah mama... kulang update banget sih mama..
Clara, Alfa, Carlo, mama Eva, papa Ronald tertawa mendengar kata kata Mutiara..
Clara
emang video apa sih? palingan game lagi.. mama ngak ngerti game game gituan...
Carlo
yaah.. kebangetan deh kak.. game itu asik banget loh kak..
Clara
ooh.. pasti ini game yang main kalian berdua lagi ya...
ngak ah.. malas nonton yang begituan..
Mama Eva
mama sama papa aja udah nonton, masa kamu belum sih La?
Clara menatap mamanya lalu papanya. papanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum.
mama Eva
yang bikin lucu itu komen komennya loh.. ya kan pah..
Papa Ronald
iya..
Mutiara
kakak.. ajalin Muti main youtube ya kak.. Muti juga mau dong jadi telkenal kayak kakak...
Alfa
iya.. nanti kakak ajarin..
Mutiara
yeee... makacih kakakku yang ganteng..
Alfa
hmm.. mulai deh..
Mutiara
hehehe... emang ganteng kok.. milip ayah...
Mutiara tertawa dan mengatakan seperti yang dia baca di komen komen videonya Alfa itu. Clara hanya menatap mutiara dan Alfa bergantian, dan melihat mereka tertawa, papa mamanya dan juga Carlo juga tertawa mendengar itu.
Clara
mirip ayah? maksudnya apa dek?
Mutiara
iya.. kakak telnyata milip ayah ya..
Clara
hah...???
Alfa
huuus... adek diam deh.. cerewet banget sih...
Mutiara hanya tertawa melihat kakaknya yang seperti memarahinya. Tapi kakaknya juga ikut tertawa dengannya.
Clara
jadi penasaran deh.. video apa sih? kayaknya seru..
papa Ronald
udah nanti aja lihatnya. ayo siap siap, kita berangkat skarang. karna papa mau mampir sebentar dikantor papa, ada oleh-oleh yang papa suruh siapkan untuk di bawa ke pak Suryo dan istrinya.
Clara
okey deh..
aku juga bawa kado loh, tapi cuma buat tante Melly, kan yang beracara tante Melly...
Papa Ronald
iya.. tapi itu kan dari kamu..
dari mama dan papa juga harus beda dong..
Carlo
jadi aku juga harus bawa kado ya..?
Mutiara
yaa telselah uncle lah..
mereka pun tertawa bersama karna mendengar jawaban dari Mutiara.
Mereka pun segera bersiap dan berangkat.
*****
Dibandara Jakarta, Dave sudah menunggu kedatangan keluarga Clara. Mutiara yang melihat Dave langsung berlari dan berteriak memanggil Dave.
Mutiara
ayaaah....
Dave
haaai putrinya ayah...
Dave langsung memeluk dan menggendong Mutiara. Mutiara mencium pipi Dave, dan Dave juga membalasnya lalu mereka tersenyum bersama.
Dave lalu menjabat tangan lalu mencium tangan mama Eva dan papa Ronald. Carlo juga menyusul lalu mereka saling tos dan berpelukan singkat, Alfa juga mendekati Dave lalu mereka juga saling tos, lalu Dave mencium puncak kepala Alfa.
Dave
selamat datang anak ayah yang mirip ayah..
Alfa yang mendengar itu tertawa, Dave juga. Alfa lalu berpikir pasti ayahnya sudah menonton video youtubenya. mama Eva lalu berkata
mama Eva
eh iya ya.. mirip loh.. coba lihat matanya..
ternyata warna mata Dave sama kayak Lala ya.. duuuh.. ehem.. ehem..
Clara yang mendengar itu langsung mendekat pada Dave. Mutiara masih digendong Dave, lalu Dave memeluk pinggang Clara lalu Clara memegang lengan Dave lalu mereka cipika cipiki.
Dave
welcome sweety..
Clara
makasih..
eh by the way, tadi ngomongin apa ya? apanya yang mirip?
Mutiara tertawa melihat wajah penasaran mamanya. Dave juga hanya bisa tertawa, lalu Carlo yang menjawab.
Carlo
udah.. nanti aja bahas yang itu.. sekarang kita mau ke mana nih pa? ma?
Dave
ohya.. kita ke hotel skarang. aku sudah siapkan hotel kok.. karna nanti acara mama diadakan di hotel, jadi aku siapkan tempat nginap om tante dan semuanya di hotel yang sama..
Papa Ronald
aduh.. makasih banyak ya Dave.. jadi ngak enak nih Dave, kita semua udah repotin kamu.. padahal om sudah booking hotel loh dari kemarin..
Dave
ngak apa apa kok om.. kan om sekeluarga tamu kita, jadi ngak di repotin kok om..
lagian kan, kita skarang udah jadi keluarga.. heheh.. iya kan Muti..
Mutiara
iya dong.. duuh opa ini gimana sih..?
Mereka semua pun tertawa bersama.
Ada 2 mobil yang menjemput keluarga Clara. Mobil Dave dan mobil papanya Dave yang dibawa oleh sopir pribadi papanya Dave.
Clara dan anak anaknya naik di mobil Dave, sedangkan Carlo dan papa mamanya naik di mobil papanya Dave.
Di perjalanan menuju hotel, Mutiara tak berhenti membicarakan tentang video kakaknya yang di youtube. Clara yang mendengar itu makin penasaran. Lalu Clara membuka hp nya lalu mencari youtube nya Alfa dan mencari video itu.
Clara yang melihat itu tersenyum dan terkagum kagum, video itu sangat menyentuh hati Clara. Baru membaca judulnya saja, mata Clara mulai terasa panas dan sudah ada genangan air disana. Sambil menonton, Clara menutup mulutnya dengan tangannya, lalu airmatanya pun lolos keluar dari matanya. Dave yang melihat itu langsung menarik tangan Clara yang menutupi mulutnya, lalu menggenggamnya.
Dave
kenapa? kok nangis?
Clara hanya melihat sekilas wajah Dave lalu melihat kembali ke arah hp nya. Alfa dan Mutiara yang duduk di kursi belakang saling bertatapan. Lalu Mutiara berdiri dari duduknya dan memeluk Clara dari belakang.
Mutiara
mama... mama kenapa?
Alfa juga yang tadi duduk sambil bersandar, kini sudah maju dan melihat ke arah Clara.
Alfa
ma.. maaf kalo video Alfa bikin mama nangis, kalo mama ngak suka Alfa akan hapus ma..
Clara langsung memutar badannya dan melihat ke arah Alfa.
Clara
ngak kok sayang, mama cuma terharu lihat video ini.. mama senang kok.. harusnya mama bertrima kasih sama kamu sayang.. mama ngak nyangka aja kamu bisa punya ide seperti ini..
oyah.. ini airmata bahagia loh sayang..
Dave
aku juga mau bertrima kasih pada kalian, karna kalian semua mau menerimaku menjadi bagian di keluarga kalian.
Trima kasih banyak buat anak anak ayah ini..
Alfa
sama sama ayah.. yang terpenting ayah mau menyayangi dan mencintai mamaku dengan segenap hati ayah, karna mama adalah sumber kebahagian kami..
Dave
pasti.. karna kalian mempercayakan ayah, ayah pasti akan berusaha memberi yang terbaik untuk mama kalian..
dan pastinya untuk kalian juga..
putra putrinya ayah..
Mutiara
makasih ayah.. i love you..
Dave
i love you too my princess
Alfa
trima kasih ayah..
Dave
your welcome my prince
Clara yang melihat dan mendengar itu tak bisa menahan tangisan bahagianya..
Clara
owh.. maafkan aku Dave..
Sambil mengambil tissu untuk melap airmatanya.
Clara
bukankah aku terlalu cengeng? hehehe...
Mutiara
iya.. tumben mama cengeng begini?
Clara
heheh.. maaf...
Dave
mama jadi cengeng karna ada ayah.. heheh..
Clara
hiih.. apaan sih..
Mutiara
iya ya ayah.. padahal biasanya mama ngak cengeng begini loh..
iiih mama.. mama kalo ada ayah jadi manja ya.. hahaha...
Clara
heh.. apa sih.. ngomong sembarangan..
Mutiara, Alfa dan Dave tertawa bersama. Sedangkan Clara menjadi malu pada anak anaknya dan Dave.
Akhirnya mereka sudah sampai di hotel. Mereka di antar Dave sampai di kamar mereka. Seperti biasa, mereka dipersiapkan 3 kamar. Dave tau karna seperti itulah keluarga Clara waktu nginap di hotel di Bali dulu.
Clara sekamar dengan Mutiara, Carlo sekamar dengan Alfa, dan kamar yang 1 mama dan papa.
Saat sampai di depan kamar mereka, Clara membuka kamarnya, lalu Mutiara mendorong Dave masuk, karna Dave membawa kopernya Clara dan Mutiara. Dave terkejut, Clara juga, tapi Carlo hanya tertawa melihat tingkah ponakannya itu.
Carlo
udah.. masuk sana kak..
kayaknya ponakanku itu tau apa mau mamanya............. hahaaa..
Clara langsung memukul lengan adiknya itu, karena Clara tau apa maksud dari kata kata adiknya itu.
Papa Ronald dan mama Eva hanya bisa geleng geleng kepala dan tersenyum melihat anak anaknya itu.
Papa dan mama masuk ke kamar mereka, Alfa sudah masuk ke kamarnya juga, Carlo masih tinggal di pintunya karna masih ingin menggoda kakaknya, karna Clara masih diam di depan pintu kamarnya dan menjadi gugup.
Carlo
udah masuk sana..
kesempatan ngak datang 2 kali loh kak.. hihihi...
Clara
diam ah.. sana kamu masuk aja.. ngak usah tambah bikin orang gugup deh ah..
Carlo
ciye.. gugup nie.. mau aku bantu dorong?
hahaha..
Clara
aaaah...
Clara terpaksa memberanikan diri masuk ke kamarnya, karna dia bosan mendengar suara adiknya itu.
saat Clara masuk, Dave sedang duduk di sofa yang ada di kamar itu bersama Mutiara. Clara melihat Dave lalu tersenyum, Dave pun membalas senyuman Clara. Lalu Dave berdiri dari duduknya dan berpamitan, karna dia masih harus ke kantornya dan mereka akan bertemu lagi nanti malam di acara mamanya.
Clara mengantarnya sampai di depan pintu. Dan sebelum Dave pergi, Dave mencium bibir Clara. Clara terkejut, karna dia malu kalau sampai Mutiara melihatnya.
Dave
i miss you..
Lalu Dave mencium bibirnya lagi.
Clara
hei.. nanti di lihat Muti.. malu tau..
Dave
baiklah.. aku pergi dulu ya.. sampai ketemu nanti malam..
Clara
iya.. hati hati di jalan ya..
Dave
iya..
daah
Dave mencium bibir Clara sekali lagi, lalu dia pergi dengan senyum menghiasi wajahnya. Clara juga hanya bisa tersenyum melihat Dave.
*****
Langit sudah gelap, pertanda hari sudah malam. Acara ulang tahun mama Melly dimulai jam 7.30 malam. Dan sekarang sudah jam 6. Clara sudah selesai membantu Mutiara bersiap. sekarang Clara yang akan mandi dan bersiap.
Saat Clara sudah selesai mandi, tiba tiba ada yang mengetuk pintu. Clara lalu membuka pintunya dan itu dari pelayan hotel. Pelayan membawa 2 kotak dan memberikannya pada Clara. Kata pelayan, itu pemberian dari ibu Melly untuk Clara. Clara menerimanya dan bertrima kasih pada pelayan.
Clara lalu menutup kembali pintunya, lalu membawa kotak yang dipegangnya dan menaruhnya di atas tempat tidur. Saat dibuka, Clara kaget melihat isinya adalah gaun. Gaun untuknya dan untuk Mutiara. dan kotak yang satunya adalah high heels untuk dirinya dan sepatu untuk Mutiara.
Warna gaunnya adalah merah dan heels dan sepatu Mutiara berwarna hitam.
Clara lalu membantu Mutiara memakaikan gaun itu, dan gaun itu sangat pas di badannya Mutiara. Gaun anak yang sangat cantik, ada mutiara mutiara putih di bagian d**a dan tangannya, sangat pas dengan sepatunya, ada mutiara mutiara juga. Juga ada bando yang berwarna merah dan ada mutiara mutiaranya juga, sangat senada dengan bajunya.
Sedangkan gaun Clara juga berwarna merah, gaun panjang sampai kaki dan ada mutiara mutiara di bagian belahannya. belahan yang panjang di bagian sebelah kiri, dari kaki sampai di setengah pahanya. Dan di bagian dadanya ada bagian yang terbuka, sehingga menampakkan belahan d**a Clara. Gaunnya sangat pas di badan Clara yang padat berisi sampai body Clara sangat kentara, menambah kesan sexi padanya.
Clara sangat risih mengenakan gaun itu, tapi Clara merasa tak enak pada mamanya Dave kalau sampai dia tidak memakainya. Clara melanjutkan persiapannya, make up nya hanya seperti biasa, tipis tipis aja, lalu rambut panjangnya hanya di ikat dari poninya, lalu yang lainnya di biarkan terurai. Karna rambutnya sangat cantik jika diurai, seperti rambutnya Jennifer Lopez, tapi untuk sehari hari Clara lebih suka di ikat 1 ke atas, ala korea style.
Clara dan Mutiara lalu pergi ke kamar papa mamanya, Clara ingin menanyakan pendapat mereka mengenai penampilannya, karna dia merasa risih dengan bajunya, yang menurutnya agak terlalu sexi.
Clara mengetuk pintu kamarnya mama, lalu mama membukanya. mama sangat terpesona melihat penampilan Clara.
Mama Eva
wow.. cantik banget anak mama..
cucu oma juga...
Clara
ma.. apa ngak aneh aku pake baju begini?
Mama Eva
apaan sih kamu? ini cantik banget loh sayang.. cocoklah untuk pesta malam ini..
Saat mama memberi komentar, Clara masih berdiri di depan pintu kamar mama, lalu Carlo dan Alfa keluar dari kamar mereka, dan Carlo yang melihat kakaknya juga sangat terpesona melihat kakaknya itu.
Carlo
wow.. wow.. artis kita malam ini...
waaaaaaw.....
boleh kenalan ngak?
Clara dan mama tertawa melihat Carlo.
Clara
apaan sih?
tapi serius loh.. aku ngak pede pake beginian Car..
Carlo
ets.. apaan sih.. aku yakin, pasti semua orang akan terpesona melibat kakakku yang cantik ini..
Clara lalu melihat ke arah Alfa karna Alfa sejak keluar dari kamarnya tadi hanya diam saja.
Clara
kalo menurut kamu gimana Al?
pantas ngak mama pake begini?
Alfa
iya ngak apa apa.. Cantik kok..
Papa lalu keluar dan melihat Clara.
Papa Ronald
hah? kamu yakin nak pake begitu?
Clara makin gugup mendengar pertanyaan papanya itu.
Mama Eva
eh.. papa apa apaan sih.. cantik kok..
papa Ronald
iya.. cantik sih.. emang cantik.. cantik banget malah.. tapi kan mama tau sendiri.. anak kita ngak terbiasa pake baju yang agak terbuka begini...
Clara melihat dirinya lagi, dan Clara merasa malu melihat belahan dadanya terlihat. Tapi mama dan adiknya meyakinkannya untuk harus tetap pede dengan penampilannya itu.
mama Eva
udah.. udah.. kan cuma atas dadanya aja yang terlihat.. masih wajar wajar ajah lah pa.. duh.. malah bikin Lala makin ngak ceria deh..
ayo.. ayo.. pasti acaranya udah mau di mulai nih, udah mau jam 7 lagi.. ayo.. ayo..
Mama Eva langsung berjalan dan memegang tangan Mutiara, dan mereka menuju lift. karna kamar tempat menginap mereka ada di lantai 10, dan tempat acaranya ada di lantai 15 hotel itu. Papa, Clara, Alfa dan Carlo mengikuti langkah mama dan menuju lift bersama.
Saat mereka sampai di lantai 15, mereka langsung dijemput pelayan dan mengantar mereka ke ruangan tempat acara. Saat pintu di buka, mata orang orang yang sudah hadir disitu langsung melihat kedatangan mereka. Dan mama Eva yang saat itu sedang memegang mic karna sedang mengucapkan selamat datang pada tamu undangan, langsung mengucapkan selamat datang pada keluarga Pak Ronald, lalu Dave menjemput mereka lalu mempersilahkan mereka masuk dan mengantar mereka di kursi yang sudah dipersiapkan.
Dave yang melihat Clara langsung terpesona dan pandangannya tak mau lepas dari Clara. Carlo yang melihat itu langsung berbisik pada Dave.
Carlo
awas nanti diambil orang loh.. hihihi..
Dave melihat ke arah sumber suara, dan menatapnya kesal. Carlo hanya bisa tertawa melihat wajah kesan temannya itu.
Mama Melly
Selamat datang tamu kehormatanku.. datang dari jauh, dari kota Z..
Trima kasih sudah memenuhi undanganku pak Ronald, bu Eva, dan semua keluarga..
Papa Ronald dan mama Eva menundukkan kepala mereka dan meletakkan tangan kanan mereka di d**a, tanda trima kasih kembali.
Mama Melly melanjutkan kembali kata katanya.
mama Melly
Dan di acara ulang tahunku malam ini, aku ingin memanggil anak semata wayangku, yang sudah sangat lama tidak pernah merayakan ulang tahunku bersamanya, karna kesibukannya.. heheh..
maaf.. aku tak bisa menahan airmata bahagiaku.. karna hari ini adalah hariku.. maka ijinkan aku mencurahkan isi hatiku..
Dave berdiri dari tempat duduknya dan berjalan menuju tempat mamanya berdiri, papanya sudah ada disamping mamanya sejak tadi mendampingi mamanya. Dave lalu memeluk mamanya dan mengucapkan selamat ulang tahun pada mamanya. Dave lalu mengambil sesuatu dari sakunya dan memberi hadiah yang sudah di persiapkannya untuk mamanya, lalu mencium kedua pipi mamanya. mamanya menerima hadiah itu dan bertrima kasih pada Dave.
Mama Melly
Trima kasih untuk suami tercintaku dan juga anak tersayangku.
aku juga ingin mengenalkan calon menantuku dan ingin mengajaknya ke sini.
Pandangan mama Melly berpindah pada Clara. Mama Melly tersenyum lalu memperkenalkan Clara.
Mama Melly
namanya Clara Alexandra. Putri dari teman suamiku, pak Ronald Alexandra dan bu Eva Renata.
Mama Melly memanggil Clara untuk berdiri dan datang bersama mereka di depan. Clara menjadi malu dan gugup. Kaki Clara terasa sangat berat, rasanya dia tak bisa berdiri apalagi berjalan. Orang orang yang hadir disana, mata mereka sudah tertuju pada Clara, karna lampu sorot juga sudah pada Clara.
Dave lalu berjalan mendatangi Clara. Karna Dave tau Clara malu dan gugup jika dia sendirian. Apalagi Dave melihat sejak tadi Clara seperti merasa malu dengan pakaian yang dikenakannya. Dave tersenyum pada Clara lalu memberikan tangannya untuk menjadi tempat pegangan Clara. Lalu Clara menyambut tangan Dave dan tersenyum, lalu dia berdiri dan menggandeng tangan Dave. Suara tepuk tangan terdengar, dan bisikan orang orang disitu mulai terdengar.
Ada bertanya tanya siapa dia, ada yang bilang dia sangat cantik, dia seperti bidadari, dia seperti seorang model yang sangat cantik, ada yang bilang dia seperti artis..
Sambil berjalan, Clara berbisik pada Dave
Clara
Dave, rasanya aku mau pingsan..
Dave
hei.. jangan bercanda..
Clara
aku sangat gugup Dave..
Dave
heheh.. tenang.. ada aku disini..
Dan sesampainya di samping mama Melly, Clara langsung memberi selamat ulang tahun pada mama Melly, lalu memeluk dan mencium kedua pipinya. Mama Melly lalu berbisik padanya
Mama Melly
kamu sangat cantik malam ini La.. pasti Dave makin ngak sabar mau nikahin kamu.. ya kan Dave.. heheh..
Dave tak berhenti memandang Clara. sedangkan mama Melly tertawa melihat anaknya itu. Clara makin malu karna mama melly juga menggodanya.
Mama Melly
ini adalah calon menantuku. kalau ngak ada halangan, 2 bulan depan mereka akan meresmikan hubungan mereka. ya kan Dave..
Dave dan Clara terkejut mendengar itu. Dave dan Clara hanya bisa saling menatap tanpa bersuara apapun, sedangkan mama Melly dan papa Suryo saling memandang dan tersenyum.
Mama Melly
aku juga ingin memperkenalkan kedua cucuku. Alfa dan Mutiara.
ayo kesini cucu cucu oma...
ayo.. ayo...
Alfa dan Mutiara saling menatap, lalu Mutiara berdiri duluan dan menghampiri kakaknya, lalu mereka berpegangan tangan dan berjalan menuju ke depan ke tempatnya oma Melly. Dave yang melihat anak anaknya berjalan mendekat, Dave lalu menyusul mereka lalu Dave langsung menggendong Mutiara lalu merangkul Alfa dan berjalan bersama sampai tiba di samping oma Melly. Clara menjadi bingung dan tak tau ingin berkata apa, tapi Dave menenangkannya sambil tersenyum.
Mama Melly
pasti keluargaku semua kaget kan melihat ini. Ya.. sejak kegagalan pernikahan Dave, setelah sekian lama, akhirnya Dave menemukan wanita pilihannya. Aku tak akan mengecewakan anakku lagi, cukup sekali aku mengecewakannya. dan kalian semua sudah tau apa kesalahanku pada anakku dulu.
Sejak pertama mendengar nama Clara, waktu itu suamiku yang memberitahuku, karna suamiku yang pertama bertemu dengan Clara dan keluarganya. Aku jadi ngak sabar ingin menemuinya. Aku berusaha pergi dan akhirnya bisa menemuinya.
Dan seperti yang kalian lihat malam ini, calon menantuku yang sangat cantik, bukan hanya cantik fisiknya, tapi yang membuat ku sangat menyukainya karna kecantikan hatinya.
pasti anakku juga sangat menyukainya karna kebaikan hatinya.
kebaikan hatinya ini pasti menurun dari papa dan mamanya.. heheh.. iya kan pak Ronald, bu Eva..
aku sangat bersyukur apalagi mendapatkan cucu cucu yang sangat baik sepertì cucu cucuku ini, sekali bertemu, langsung jatuh cinta..heheh..
aku sangat bersyukur pada Tuhan, karna diusiaku yang skarang, Tuhan memberikanku hadiah yang sangat indah dan tak pernah kupikirkan, yaitu kembalinya anakku padaku, dan sekarang dia membawa orang orang yang sangat mencintaiku dan suamiku, dan aku berharap keluargaku makin hari makin berbahagia..
aku juga mendapat calon besan yang sangat sangaat baiiik..
Trima kasih pak Ronald, bu Eva, Carlo..
Trima kasih banyak..
aku tak bisa membalas kebaikan kalian semua.. semoga kekeluargaan kita akan tetap terjalin indah seperti ini dan sampai kedepannya dan selamanya..
Trima kasih.
Mama Melly lalu memeluk suaminya dan menciumnya, lalu Dave, lalu Clara, lalu Alfa, dan terakhir Mutiara. Lalu mama Melly berjalan menuju tempat duduknya mama Eva dan papa Ronald, lalu bersalaman dengan papa Ronald, kumudian bersalaman dengan mama Eva, lalu memeluknya dan mereka saling cipika cipiki, lalu bersalaman dengan Carlo dan tak lupa mengucapkan terima kasih pada mereka.
MC acara lalu melanjutkan acaranya, memasang lilin lalu meniupnya, dan acara pun berlanjut. Acara makan makan pun berlangsung. dan 1 per 1 anggota keluarga dari mama Melly dan papa Suryo datang menghampiri mama Melly dan papa Suryo lalu memberi selamat ulang tahun pada mama Melly, lalu berkenalan dengan Clara. Karna mama Melly meminta Dave, Clara dan anak anaknya tetap di sampingnya sampai acara selesai.Dan Clara pun menurutinya.
Keluarga Dave semua memberikan senyum bahagia saat berkenalan dengan Clara dan anak anaknya, dan mereka pun menyambut dengan senyuman mereka.
Sampai acara selesai, Clara masih berada di sisi Dave dan orang tuanya. Setelah tamu tamu mulai pulang, mama Melly mengajak Dave, Clara dan anak anaknya bergabung dengan orangtua Clara. Lalu mama Melly memulai obrolan mereka.
mama Melly
makasih banyak ya pak Ronald, bu Eva, dan keluarga semua, sudah mau hadir di acaraku..
dan semoga kata kataku tadi tidak menyinggung atau mengecewakan keluarga pak Ronald..
papa Ronald
oh tidak sama skali bu Melly.. kami malah sangat tersanjung karna sudah memperlakukan kami seperti tamu kehormatan.. heheh.. jadi malu kami bu Melly, pak Suryo..
pak Suryo
eh.. tentu saja kalian adalah tamu kehormatan kami pak Ronald.. apalagi sekarang kan kita sudah jadi keluarga.. iya kan.. heheh
papa Ronald
heheh.. iya.. iya..
pak suryo
malam ini niat kami juga ingin melamar nak Clara kalau pak Ronald dan bu Eva setuju..
Clara terkejut mendengar itu, Dave juga karna dia tak tau rencana orang tuanya itu.
papa Ronald
wah.. kalau itu kami serahkan saja pada anak kami.. karna kalau kami sebagai orang tua hanya bisa mengikuti maunya anak kami ajah.. heheh..
kalau anak kami setuju, ya kami juga...
mama Eva
ya.. jadi gimana La..
kamu setuju kan..?
Clara bingung mau menjawab apa. Clara menatap Dave, tapi Dave juga kelihatan bingung, karna Dave tau dia pernah berkata pada Clara kalau dia akan menunggu sampai Clara yang mengatakannya sendiri jika dia sudah siap.
Mama Melly
sekarang kan ngak ada lagi alasan untuk nolak kan La.. heheh..
anak anak sudah setuju, orang tua juga sudah setuju, adik juga sudah setuju, bahkan tante pernah ketemu dengan mantan mertuamu La, dan mereka juga ngak keberatan..
Clara
hah...?
Clara kaget mendengar kalau mama melly pernah bertemu dengan mantan mertuanya.
Mutiara
mama.. iya aja.. Muti mau ayah ma..
Clara jadi malu karna Mutiara berbicara padanya dengan suara keras, jadi merwka semua bisa mendengarnya.
mama Melly
tuh.. Muti juga setuju.. heheh
Clara lalu menatap Dave, Dave yang menatap Clara sejak tadi, tatapan Dave tak mau berpindah ke lain, hanya pada Clara saja. Clara menatap mata Dave, dan mata Dave menunjukkan permohonan. Clara lalu tersenyum pada Dave dan Dave pun ikut tersenyum. Lalu Clara menatap wajah papanya, lalu mamanya, lalu adiknya, lalu Alfa dan Mutiara, lalu om suryo lalu mama Melly. lalu Clara menjawab
Clara
iya...
mereka semua lalu dengan bersama sama mengatakan "yaa" Dave juga langsung menatap tak percaya pada Clara, dan saat Clara melihat Dave seperti tak percaya, dengan tersenyum Clara menganggukkan kepalanya dan mengucapkan kata yaa dengan hanya berbisik, lalu Dave memeluk Mutiara yang ada disampingnya, lalu mencium pipinya. Mutiara lalu mendorong kepala Dave lalu berkata
Mutiara
ayah.. mama ada disana.. pasti ayah ingin mencium mama kan..?
Dave
huus.. jangan keras keras ngomongnya.. malu tau..
Mutiara
hahaha... ternyata ayah pemalu juga yaa, sama kayak mama? hahah...
mereka semua tertawa mendengar kata kata Mutiara. mama Eva lalu memberikan kado yang sudah mereka persiapkan dari kota Z kepada mama Melly dan mama Melly sangat bertrima kasih pada mereka. Lalu Clara juga memberikan kado yang sudah dipersiapkannya untuk mama Melly, dan mama Melly menerimanya dan bertrima kasih juga pada Clara.
Clara
tante..
Mama Melly
eh, mulai skarang panggil mama dong.. jangan tante lagi..
Clara
hehhe.. iya.. ma..
Lala juga mau bertrima kasih atas hadiah ini, yang Lala dan mutiara pake malam ini.. makasih banyak ya ma..
mama Melly
sama sama sayang.. kamu cantik banget malam ini.. cucu oma juga, cantik banget..
Mutiara
makasih ya oma Melly..
Mama Melly
iya.. sama sama sayang...