Bagian 28

1145 Kata

*** “Saya yakin permintaan mertua kamu tuh bukan permintaan biasa. Itu mungkin bagian dari ngidam istri keduanya Danan. Setahu saya perempuan hamil biasanya sering tiba-tiba menginginkan sesuatu.” Setelah hening selama beberapa menit, ucapan tersebut tiba-tiba Darka lontarkan di tengah kegiatannya memancing. Masih bersama Mahira, dia tidak ditinggal oleh perempuan itu karena meskipun sempat dihubungi sang mertua dan diminta pulang untuk memasak, Mahira menolak. Tidak hanya itu, dia bahkan menyudahi panggilan ketika Jennia sedang berbicara, karena permintaan sang mertua terlalu menyusahkan untuknya. “Mungkin,” ucap Mahira, tanpa mengalihkan atensi dari pancingan. Raut wajahnya datar, tapi hatinya masih terasa sakit sampai sekarang. “Apa pun alasannya, saya tetap enggak akan kabulin. Say

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN