Angin yang menerpa wajahnya langsung terasa begitu nyaman saat tangan pemuda ini membuka jendela mobil. Ia tersenyum. Matanya tak henti memandang penuh semangat ke arah pemandangan yang ada di sepanjang jalan. Hari ini adalah hari yang telah lama ditunggu oleh Mika Jonathan. Ekspresi riang di wajahnya tak bisa disembunyikan. “Kau sudah membawa jawaban-jawaban soal UTS-mu itu kan, Mika?” Mika menoleh ke arah Ahmad yang menyetir di sampingnya. Ia mengangguk santai. “Tenang saja. Semuanya sudah ada di dalam tas.” “Oke!” balas Ahmad dengan senyum simpulnya. “Kalau begitu, aku akan mempercepat laju mobil ini. Akan lebih baik kalau kita bisa segera tiba di sekolahmu.” “Ya! Ayo cepat!” Mika benar-benar tak bisa menyembunyikan antusiasnya. Ahmad yang menyadari bagaimana sikap pemuda ini sekar

