Hari ini Livy ijin pada Aara karena harus datang interview disebuah perusahaan. Tapi dia juga berniat untuk mengembalikan uang Devan, jadi setelah interview itu selesai, Livy pergi ke bank untuk tarik tunai dan segera pergi menemui laki-laki itu. Perempuan itu harus mengeluarkan uang lagi untuk terbang ke Jawa Tengah, menemui Devan yang sekarang lebih sering di provinsi tersebut. Entah karena masih belum siap melihat kebahagiaan Aara dan Harist, atau dia sedang menyusun rencana, dan agar tidak ada yang menganggunya. Livy menghubungi Devan, memastikan laki-laki itu ada di rumahnya. “Halo? Vy, ada apa?” tanya Devan terkejut melihat siapa yang sedang menghubunginya. “Aku ada didepan. Keluar lah.” Jawab perempuan itu kemudian mematikan sambungannya. Devan yang tadinya sibuk dengan pekerja

