Kenapa dunia harus sesempit ini? Kenapa wanita yang dinikahi Wira harus wanita sombong yang sangat ia benci itu? Kenapa takdir seakan mempermainkannya? Kenapa, kenapa dan kenapa. Semua tanya itu membuat isakannya menjadi-jadi. Gadis itu menutupi wajahnya dengan kedua tangan, tubuhnya terduduk pasrah dengan bersandar pada pos penjaga. Rinjani tidak bisa menerima kenyataan pahit ini, lalu apa artinya segala lamaran yang ia tolak sampai 21 kali itu? 21 kali banyaknya, Rinjani terus menguatkan hati untuk tidak goyah sama sekali pada setiap laki-laki yang datang, beragam macam dari mereka yang sebenarnya cukup pantas jika dijadikan suami. Tidak sedikit yang tampan, tidak sedikit yang kaya raya, tidak sedikit dari mereka juga dikenal sebagai lelaki baik-baik. Tapi demi Wira, Rinjani menolak s

