30. Mulai berhijrah

1534 Kata

Sesampainya di pesantren, Rere langsung berlari menghampiri Aryo dan Afif yang tengah duduk di teras rumah. Ia sudah tidak tahan membendung air matanya. Rere memeluk erat tubuh renta Papanya. "Papa.... Maafin Rere... Se-selama i-ini Rere se-selalu bu-buat Papa susah...." ucapnya sesegukan. Aryo mengusap kepala Rere. Ia cukup heran dengan Rere yang datang dengan manangis dan langsung memeluknya. Perlahan, Aryo melepaskan pelukan Rere. "Rere nggak pernah buat Papa susah, sayang." ucapnya menangkup wajah Rere. "Papa bohong!! Selama ini Rere slalu buat Papa menderita, buat Papa malu, buat Papa kecewa bener kan Pa?" tanyanya dengan air mata yang mengalir deras. Aryo menggeleng. Tatapannya beralih pada Azzam. Ia yakin, bahwa Azzam-lah yang membuat Rere sadar. Azzam tersenyum pada Aryo dan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN