KENCAN GANDA

553 Kata
Christy Xu merasa merdeka ketika melihat susunan Jadwal kerja President Direktur. "Yes, dia akan melakukan perjalanan dinas ke Negri kincir Angin selama sepekan," ucap Christy dalam hati dan tersenyum dengan penuh kemenagan. "Dalam Sepekan hari-hariku akan penuh kedamaian," ucapnya lagi. "Apakah ada sesuatu yang menyenangkan hatimu?" tanya Yuri sang Sekretaris utama Presdir. "Aah, tidak. tidak ada apa-apa. Eem apakah kau akan ikut pergi dengan Presdir?" tanya Christy. "Tentu saja aku harus pergi, bukankah aku Sekretaris utamanya," hawab Yuri. "Kau hebat sekali Yuri, Sekretaris terhandal Presdir," ucap Christy memuji. Selama Christy bekerja disini, Christy tidak pernah melihat Yuri di jemput oleh Pria. "ya, ya bekerja dengan Presdir antik macam Tuan Gu itu tentu saja membuat Yuri menjadi tidak memiliki waktu untuk mengurus soal cinta," pikir Christy. "Yuri, apakah kau memiliki pacar?" tanya Christy. Yuri memandang aneh kepada Christy. "Eem , itu. Emm maksudku jika kau masih singgle mungkin kau bersedia mengikuti kencan ganda di Lovers Cafe," ucap Christy. "Pacar Helen, ada membawa teman prianya di akhir pekan ini. Tapi karena kau akan pergi menemani Presdir, sepertinya hanya aku sendiri yang akan pergi bertemu dengan mereka," ucap Christy lagi. "Eem, yah sangat di sayangkan aku tidak bisa hadir," ucap Yuri dengan sendu. Bagaimanapun dia wanita normal yang mendambakan pangeran berkuda putih datang menjemputnya dengan membawa sebuket bunga tangan mawar merah. Yuri dan Presdir telah bertolak ke Negri kincir angin. Yuri memyerahkan sementara pekerjaanya untuk Christy tangani selama mereka dinas luar. Hari-hari Christy berlalu dengan tenang sampai-sampai kadang Christy merasa mendengar suara kicauan burung di telinganya. Akhir pekan pun tiba. Hari sabtu ini Christy ada janji kencan ganda dengan Helen dan pacarnya. Christy ada memakai baju baru, gaun selutut bewarna baby pink yang Christy pilih membuat Christy terlihat begitu polos. Edward Gu yang baru datang kembali dari perjalanan bisnis, tiba-tiba ingin memakan mie dingin buatan Christy. Namun berkali-kali menghubungi ponsel Christy selalu tak Terjawab. Edward Gu menoleh kepada Yuri. "Hubungi Christy, tanyakan dia ada dimana sekarang, aku ingin laporan pekerjaannya selama seminggu ini segera dikirimkan kepadaku !" ucap Edward membuat alibi. Yuri mengambil ponselnya dan menghubungi Christy. " Halo, Chirsty kau ada dimaan sekarang?" tanya Yuri. "Eem, apakah kau lupa, akhir pekan ini aku ada janji kencan ganda dengan helen," jawab Christy. "Nanti aku akan menghubungimu lagi yah," ucap Christy menutup panggilan telpon Yuri lalu menonaktifkan ponselnya. Yuri memandang ragu kepada Presdirnya. "Direktur, eem. Christy saat ini sedang ada kencan ganda bersama Helen," ucap Yuri. "Apa dia mengatakan dimana tempatnya?" tanya Edward "Lovers Cafe," jawab Yuri. Edward Gu bergegas masuk ke dalam mobil. "Lovers Cafe!" perintahnya. "Apa-apan wanita itu, Tuannya hanya pergi sepekan. Dia sudah berani bertemu pria lain," ucapnya dengan kesal dalam hati. Sesampainya di Lovers Cafe, Edward menangkap gambaran Christy sedang tersenyum bercanda dengan pria yang duduk di depannya. "Apa hebatnya pria itu di banding denganku, tidak kah dia tahu betapa banyak wanita yang ingin dekat denganku," batin Edward melirih. Tiba-tiba tengkuk Christy serasa di tiup-tiup udara dingin, situasi pun terasa menjadi tegang ketika ada bayangan yang nenutupi cahaya lampu di meja mereka. Helen yang melihat Tuan Muda Edward datang, langsung berdiri. "Direktur," sapanya. Chirsty membeku. "Bukankah seharusnya dia kembali esok, lalu kenapa dia bisa ada disini?" tanya Christy dalam hati seraya berdiri dan menoleh ke belankang. "Ya, Tuhan dia benar-benar sudah kembali," ucap Chirsty dalam hati.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN