Sementara itu suasana ceria menghiasi rumah Pak Citro. Beberapa sanak saudara Pak Citro tampak berkumpul di rumah besar dan mewah itu. Mereka sedang sibuk mempersiapkan acara pernikahan Irawan besok pagi. Bu Citro sedang mengawasi beberapa orang yang memasak di dapur. Sementara itu di salah satu ruangan santai Pak Citro sedang ngobrol dengan dua orang tamunya. Mereka adalah Mbah Markun dan Pak Tarmo. Keduanya merupakan kolega dekat Pak Citro. Mbah Markun seorang dukun sakti yang membantu Pak Citro mengguna-gunai Indah. Sedang Pak Tarmo adalah mantan sekretaris desa Sumbersari yang banyak membantu bisnis Pak Citro. “Sebentar lagi anakku Irawan mau menikahi Indah. Ini akan menjadi hari yang paling bersejarah dalam hidup keluarga kami!” cetus Pak Citro dengan wajah be

