(Ratusan tahun silam, Benua Eropa.) Klang! Klang! Klang! Di bawah terik mentari, sebuah peperangan tengah terjadi. Di satu sisi, puluhan manusia berseragam besi layaknya ksatria negeri barat terus bertahan melawan gempuran puluhan manusia serigala dan Vampir. Merahnya darah telah membasahi padang rumput nan hijau di sana. “Dalam rahmat Tuhan! Bertahanlah kalian dalam melawan pasukan iblis! Kobarkan semnagatkalian! Demi peradaban manusia!” Seorang prajurit berseragam logam terus menangkiskan perisai di tangan kiri saat sosok pria berjubah hitam mengayunkan cakar kanan-kiri sili berganti. Ksatria berpedang panjang dalam balutan busana putih dengan simbol merah berbentuk huruf tambah, telah dibanjiri keringat. Lelaki dengan wajah yang amat mirip dengan Julius itu, kini membalas sang Vampir

