Desa Terkutuk

2212 Kata

“Astaghfirulloh….” Raihan berkedip tiga kali setelah mendapati suatu gambaran nasib buruk yang mungkin bisa dihindari. “John… berapa harga mobil ini?” tanyanya pada pria bertuksedo hitam. “Sepuluh ribu dollar. Kenapa? Jika kau mau, aku bisa berikan satu untukmu.” “Tidak, terima kasih.” Pemuda berblangkon hitam menggeleng. “Kalau kau tak mau ribuan dollarmu ini terbakar, hentikan mobilnya. Sekarang,” pintanya merogoh saku, mengambil sebatang lisong dari bungkus beserta korek gasnya. Melihat gerak-gerik Raihan yang seolah bersiap menyambut musuh, John mengurangi kecepatan. “Apa kau merasakan keberadaan para serigala botak seperti kemarin lagi?” Pria berambut pirang menginjak rem. Raihan membuka pintu mobil, melangkah keluar seraya mengisap sebatang lisong. “Cassie Stonecreigh, benar?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN