Nayla masih kuliah dan sedang fokus pada disertasinya. Dia berkeinginan menjadi seorang dosen. Nayla memilih tinggal di flat yang dekat dengan kampusnya daripada tinggal bersama kakak tirinya. Dia ya. Dia kini memiliki seorang kekasih bernama Xavier. Seorang general manajer di perusahaan swasta. Xavier berusia tiga puluh tahun saat ini dan memiliki keseriusan untuk menikahi Nayla setelah Nayla menyelesaikan disertasinya. Pria itu memiliki rahang yang tegas dengan rambut berwarna cokelat gelap. Dia sangat mencinta Nayla hingga terkadang dia terlalu posesif dan pencemburu. Bahkan terkadang dia suka mengecek ponsel Nayla. “Siapa Julian?” tanya Xavier dengan nada posesif saat mengecek pesan di ponsel Nayla. Nayla yang sedang mengerjakan disertasinya di laptop menoleh pad

