Seorang pria berseragam serba hitam berjalan dengan terburu-buru menuju sebuah ruangan. Ia tampak senang karena sebentar lagi akan mendapatkan bonus atas informasi baru yang akan dijualnya pada sang bos. Seperti biasa, sebelum bertemu dengan orang yang dituju, ia harus berhadapan dulu dengan perwakilannya. "Mr Ameer, bisa saya bertemu dengan tuan?" tanyanya sopan kepada atasannya itu. "Kau ingin bertemu tuan? Ada apa?" Bukannya menjawab, Ameer malah membalikkan pertanyaan kepada si baju hitam. "Ada hal penting yang ingin saya tunjukkan padanya." "Soal?" "Saya yakin ini hal yang akan saya tunjukkan mampu membuat tuan senang. Apa kau bisa mengizinkanku masuk?" Ameer memasang wajah seolah sedang berpikir, lalu ia mengulurkan tangannya seolah meminta. "Apa itu? Kau sudah tahu aturan b

