"Aku merindukanmu, Paman." Itu yang Ardika ucapkan setelah pelukannya lepas dari tubuh ringkih pria yang usianya sudah lanjut tersebut. "Aku juga sangat merindukanmu, Pangeran. Kau tampak sehat, tampan dan perkasa," puji Charles sembari menepuk kedua lengan Ardika yang berotot. "Mereka memberiku makan yang banyak, karena itulah aku jadi sehat begini," kekehnya sembari melirik si kembar yang masih berdiri. "Hahaha, Max sudah ceritakan semuanya padaku, Pangeran. Aku senang kau kembali ke kota ini setelah sekian lama hilang tanpa kabar, tanpa jejak yang bisa ditemukan. Aku senang kau bisa selamat dari buruan William dan yang lainnya." "Tentu, itu karena kau juga yang menyelamatkanku, Paman. Aku tak tahu bagaimana nasibku saat itu jika kau dan paman Jackson serta paman Jordan tak membuk

