Makan malam seadanya seperti biasanya menemani malam tiga pemuda yang kini tinggal satu atap. Malam ini mie instan bercampur telur menemani malam mereka karena mereka baru saja pulang dari kediaman tuan Charles dan ketiganya engan memasak atau membeli makanan di luar. "Apa rencana kita untuk besok pagi, Tuan muda?" tanya Jack setelah menghabiskan suapan terakhirnya. Ardika yang siap memasukkan mie ke dalam mulut menghentikan aktivitasnya sejenak. "Kau ini, tuan muda masih makan kau ajak bicara! Dasar tidak sopan!" Protes Max melotot pada sang adik. "O'o, maaf. Aku lupa, heheh. Makanlah, nanti kita bahas lagi," kekehnya lalu berpindah ke wastafel, meletakkan mangkuk kotornya. "Silahkan lanjutkan makan, Tuan muda," ujar Max sopan. Padahal tadi Ardika sudah siap menjawab pertanyaan yan

