"Kenapa kamu kembali? bukankah kamu memilih bekerja dengan Lukas dari pada menikah denganku?" sindir Reyhan sambil berjalan menghampiri Alya, berdiri di depannya dengan senyum menyeringai. Alya menggenggam tangan Annisa sangat erat, masih berdiri di belakangnya. "Kenapa? kamu takut?" Reyhan bertanya sambil menyunggingkan senyum di sudut bibirnya. Alya menggelengkan kepalanya. "Tidak. Kenapa saya harus takut?" ucap Alya berusaha tegas, guna menyembunyikan rasa takut, walaupun dari gerak tubuhnya terlihat sangat jelas menggambarkan kalau dirinya sedang ketakutan. "Lalu, kenapa kamu kembali? kamu menyadari akan kesalahan yang sudah kamu perbuat?" lanjut Reyhan. "Sama sekali tidak. Saya kembali bukan untuk anda, saya kembali untuk menjaga kehormatan saya." Reyhan terus tertawa meledek sa

