"Tuan Bram, boleh saya mengatakan sesuatu?" ucap Alya saat ia menuruni anak tangga, diikuti oleh Bram dari belakang. "Apa yang ingin anda katakan, Nyonya?" saut Bram. "Jangan panggil saya nyonya, panggil saya Alya," pinta Alya tanpa mengalihkan pandangannya dari pijakan anak tangga yang ia turuni. "Anda mau membunuh saya?" kata Bram. "Kenapa?" tanyanya lagi, kali ini Alya menoleh ke belakang, menghentikan langkahnya tiba-tiba. Bram yang tidak tahu kalau Alya berhenti berjalan, hampir membuatnya terjatuh, kalau Bram tidak dengan sigap menarik tangannya. "Nyonya, kenapa anda berhenti tiba-tiba?" kata Bram masih memeluk tubuh Alya. "Kok aku yang disalahkan? bukannya kamu yang malah bengong?" ucapnya sambil terkekeh. "Tidak lucu, Nyonya." Bram melepaskan tangan yang melingkar di pinggang

