Setelah menjalani proses resepsi yang panjang dan melelahkan, Revita langsung membaringkan tubuhnya di sisi ranjang kamarnya yang sudah tertata rapi dengan tambahan kelopak mawar berbentuk gambar love di tengahnya. Tubuhnya terasa lebih segar dan ringan setelah mandi. Bibir mungilnya tersenyum lebar. Mengangkat tangan kanannya untuk melihat cincin pernikahan yang melingkar apik di jari manisnya. Revita sendiri seperti masih ada di alam mimpi kala dirinya ini sudah resmi menjadi seorang istri. Revita mengubah posisi menjadi duduk bersila kala kenop pintu kamarnya terbuka. Menampakkan sosok Vano yang baru saja selesai mandi dengan mengusap-usap kepala menggunakan handuk yang tersampir di pundaknya. Jantung Revita kontan berdebar-debar. Wajahnya mulai memanas. Dia bahkan mengalihkan kepalany

