24 Februari 2021 "Tenang, Bro, tenang! Ambil napas... Buang .... Ambil lagi, buang lagi ...." "Kayak mau lahiran aja pakai digituin!" Dhika mengeplak kepala Anam. Padahal dia sedari tadi juga tegang luar biasa. Hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh semuanya. Di mana ini waktunya Revita dan Vano akan melangsungkan akad nikah. "Santai, Bro, santai." Fandi membantu Vano untuk minum. Kini, wajah Vano terlihat tegang dan memucat. Keringatnya mulai mengucur di pelipisnya. Begitupun dengan Anam, Dhika dan Fandi yang juga terlihat tegang. Bibir Vano terlihat menggumam sesuatu. Anak itu sedari semalam terus menghafalkan naskah ijab kabul. Karena dia ingin pernikahannya ini berjalan dengan lancar. "Udah jangan dihapalin terus, lo nambah blank nanti," kata Dhika yang mendapat anggukan

