Chapter 43 Pukul 8 pagi Nyonya Rosaline dan suaminya tiba di rumah sakit, mereka langsung menuju ruangan tempat Archie di rawat. Dia terlihat membawa beberapa paperbag di tangannya. Tuan Evander meraih hendel pintu, perlahan dia membuka ruangan tempat putra ketiganya di rawat. Di dalam sana dia melihat Cristian dan Zahra yang tertidur di sofa. Sedangkan Archie masih terlihat betah memejamkan kedua matanya. Tuan Evander menghampiri brankar dan mengusap pipi putranya. "Dia hanya tidur Sayang, Reynand memberinya obat tidur." Nyonya Rosaline seolah tahu kegelisahan suaminya, walaupun sang suami irit bicara dan minim ekspresi. Sang suami hanya mendesah kemudian berjalan ke arah sofa. Tangannya menggoyangkan kaki Cristian yang terlihat nyaman tidur berbantalkan paha Zahra. "Dad." Cristian

