Lanya biasanya tak mampu tidur dengan tenang di situasi yang begitu menegangkan, tetapi rasa lelah nampaknya berhasil menguasai dengan pekat. Rasanya gadis itu baru saja berbaring di tepi tenda, mendengarkan Stefan dan Ben bercakap-cakap dalam bisikan di sampingnya. Gadis itu tidur terpisah; tas-tas bawaan mereka dijadikan pembatas agar Lanya bisa tidur lebih nyenyak sementara para lelaki berada di sisi satunya. Ini pula yang membuat Lanya merasa sedikit aman. Setidaknya, jika terjadi sesuatu, dia akan .... Dan, ya, Lanya pun terlelap. Ia tidak lagi mengingat apa yang terjadi setelah itu, atau apa yang dibicarakan Stefan dan Ben dalam logat timuran yang kental. Lanya tidak tahu kalau Stefan ternyata juga bisa berlogat timur! Ia pikir Stefan adalah bekas penduduk Tanah Merah yang klasik; p

