Author POV Arini terus menatap senyum yang Naura berikan. Ia tak tahu jika adiknya itu sangat kuat. Ia bahkan terus melayani para tamu seakan ia sendiri di hargai. Sepulangnya para tamu, Galuh menawarkan diri untuk sekedar mengantarkan pulang Naura. "Kamu gak mau nginap?" Tanya Arini. "Enggak usah, Mbak. Aku pulang aja." Ucapnya sembari tersenyum. "Aku antar ya?" Pinta Galuh. Naura terdiam dan kemudian kembali tersenyum lagi. "Enggak usah, Mas. Aku udah pesan taksi online. Bentar lagi datang kok." Jawab Naura. Pandangan Arini kini berpusat pada kedua insan itu. Ia tahu kalau adiknya itu sebenarnya sedih, tapi ia berusaha kuat dan tegar. "Mbak Naura, tidur bareng aku ya?" Pinta Syifa. "Maaf ya, Syifa. Aku ada beberapa kerjaan yang mesti selesai malam ini." Jawab Naura. Setelah pa

