“Eh, kamu mau ngapain?” tanya Ira. Ia sedikit panik saat Bian hendak menjawab teleponnya. Sedangkan Bian negangkat tangannya, seraya meminta Ira untuk diam. “Iranya lagi ke toilet. Saya calon suaminya. Ini siapa, ya?” tanya Bian. Padahal ia tidak ditanya siapa dirinya. Arga pun langsung salah tingkah saat mendengar kata calon suami. “Oh, saya teman kerjanya. Ya sudah kalau dokter Ira-nya tidak bisa menjawab telepon, nanti saya hubungi lagi,” ucap Arga. Ia jadi tidak enak hati pada Bian. Sehingga Arga ingin segera mengakhiri panggilannya. “Kalau ada yang ingin disampaikan katakan saja! Nanti biar saya sampaikan ke calon istri saya,” ujar Bian. “Tidak perlu, biar nanti saja. Terima kasih,” ucap Arga. Ia pun langsung memutuskan panggilannya. Sebab ia tidak ingin Bian semakin mengintrogas

