Alea betulan kaget ketika Saga tiba-tiba saja pingsan dan jatuh di pelukannya saat kebakaran apartemen itu. Bahkan ia juga sempat heran ketika melihat Saga yang tampak kesulitan bernafas dan bergerak gelisah ketika dibawa ke unit gawat darurat. Ada banyak pertanyaan terpatri di benak Alea. Salah satunya ; Mengapa jadi Saga yang pingsan? Kan apartemennya yang kebakaran? Alea menilik Saga yang masih belum siuman di ranjang rumah sakit dengan tatapan menerka-nerka. Jujur ia juga panik. Sangat panik malah. Khawatir jika cowok itu kenapa-napa. Apa perlu Alea menelepon ayah cowok itu untuk memberitahu soal ini? "Hubungin bokapnya Saga aja kali ya." Alea mengambil ponselnya. "Tapi gue gak punya nomornya, gimana dong?" Ibu jarinya mengelus dagu, berpikir. Lalu langsung menarik sudut bibir k

