24. Kondisi yang Memburuk

1028 Kata

Jeslin tiba-tiba terbangun dari tidurnya. Matanya langsung mengarah ke jam dinding. Waktu sudah menunjukan pukul empat pagi. Ia ternyata terbangun lebih awal dari biasanya. Selama beberapa saat Jeslin tetap meringkuk di dalam selimutnya. Ia masih merasa tak bertenaga setelah menghabiskan waktu menangis selama semalaman. Jeslin mengambil ponselnya yang tergeletak di kasur. Ia mencoba melihat kondisi wajahnya melalui kamera ponsel miliknya. Matanya kini benar-benar bengkak. Begitu bengkaknya hingga rasanya ia enggan menunjukan rupa wajahnya saat ini untuk ke kantor. Jeslin mencoba untuk bangkit dari tempat tidurnya. Ia berjalan menuju dapur dan mengambil air dingin dari dalam kulkas. Gadis itu mencoba membasuh matanya dengan air dingin yang ada di tangannya. Berharap yang dilakukannya saat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN