Sementara itu, di tempat tak dari bangunan kosong markas Pablo berada. Agus sedang bertatap muka dengan delapan orang pemimpin pasukan. Empat kompi besar yang itu artinya delapan puluh pasukan berseragam dan bersenjata lengkap. Pistol laras panjang berisi peluru karet. Mobil anti huru-hara dan anti peluru. Semunya diperuntukkan hanya untuk satu tujuan satu-satunya hal yang tengah mereka hadapi di depan sana. Sebuah bangunan kosong lantai sepuluh di depan mereka. Jarak mereka cukup jauh menjamin Pablo tidak mencium keberadaan mereka. Agus harus mengambil jarak sejauh ini karena rasanya menyembunyikan delapan puluh orang juga bukan hal yang muda dilakukan. “Aku ingin kalian fokus. Pimpin anak buah kalian dengan baik. Aku ingin dua puluh orang mengitari sekaligus berjaga di bawah. Kit

