Bertemu.

1841 Kata

Makan sudah selesai. Satu centong nasi dan sayur sop ayam kesukaan Markus sudah terkuras habis. Tak lupa segelas air besar menutup acara sarapan paginya. Diakhiri dengan dua lembar tisu di tangan yang bergerak menyapu kedua bibirnya. Sekarang kedua kakinya melangkah dengan tegap. Melewati pintu dapur, berjalan melewati ruang tengah. Ruang yang bisa digunakan untuk menjamu tamu. Satu set sofa berbalut bulu sapi lengkap dengan satu meja marmer besar di tengahnya. Tak lupa berbagai jenis buah dan satu keranjang kecil air mineral gelasan. Ada yang menyedot perhatian Markus. Membuat kedua langkah kakinya berhenti seketika. Mundur satu langkah, mendongak ke arah meja ruang tamu. Beberapa lembar koran yang terlipat di sanalah pelakunya. Di sanalah pandangan kedua mata Markus tertuju. “Hm

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN