Di belahan bumi Eropa Barat, tepatnya di Belgia saat ini masih menunjukkan pukul delapan pagi ketika Dean merasakan kakaknya masuk ke kamar untuk membangunkan Dean. Dia baru sampai semalam dan sekarang masih terasa sangat lelah untuknya. Dean Gariando sebenarnya baru pulang dari Inggris setelah urusan bisnisnya selesai, tetapi ia menyempatkan diri untuk mampir ke tempat kakaknya dan melihat keponakannya. “Bangunlah, kau harus sarapan,” ujar Belinda sembari menepuk bahu Dean pelan. “Jam berapa sekarang?” tanya Dean masih dengan mata mengantuk. “Delapan lewat, ayo cuci wajahmu dan kita sarapan bersama.” Dean menurut, ia menyikat gigi kemudian mencuci wajahnya. Kakak iparnya sudah duduk di bangku meja makan sambil meminum kopi kemudian ketiga keponakannya juga ada di sana. Akhir pekan sep

