“Kenapa kau tiba-tiba jadi pendiam?” tanya, Hoon. Lebih ke menyindir. “Aku memang pendiam aslinya.” Hoon sudah tak dapat menahannya. Ia tertawa terpingkal. Sampai memukul meja. Kang Mina menarik sudut bibirnya ke atas. Tatapannya sangat kesal. “Kau, bahagia sekali sepertinya.” “Haha. Maaf. Kau sungguh lucu sekali.” Kang Mina berdecak kesal. “Hentikan!” “Okay. Okay.” Hoon menyeka air mata yang sedikit keluar karena tertawanya. “Kenapa kau tak memberi tahuku? Kau, sengaja, kan? Biar aku malu.” “Kau, tak pernah bertanya.” “Huh?” “Dari awal, kita bertemu. Kau, tak pernah bertanya siapa namaku. Apa pekerjaanku. Kau, selalu memperkenalkan dirimu sendiri.” Kang Mina diam. Membenarkan kata-kata Hoon. “Jadi, gadis yang kau maksud adalah Mina Baek—penulis novel itu?” “Ya. Mina Kim.” “A

