Bab 33

1124 Kata

Sesuai dengan kalimat Orion tadi malam. Kini, mobil yang ditumpangi Cantika melaju kencang menuju rumah sakit yang terletak di barat kota. Ia hanya menghembuskan napas gusar, pandangan nanar menatap ke jendela, pemandangan pepohonan yang rimbun hari ini malah membuat kerinduan semakin menyebar. Mulai hari ini, setelah surat pengunduran dirinya ada di tangannya, semua akan berubah. Ia tak akan bisa lagi keluar dengan leluasa, mungkin hidupnya hanya akan berkutat oleh cacian dan bercinta setiap hari yang diinginkan suaminya itu. “Nona, kita sudah sampai,” ujar sang sopir dengan suara lemah. Cantika tersentak dari pemikirannya. Ia menoleh seraya menganggukan kepalanya. Perlahan, ia membuka pintu mobil dengan tangan yang gemetar. Berbagai pertanyaan pasti akan diajukan oleh semua orang di s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN