Pintu kontrakan Dito dibuka dari luar. Dito, Panji dan Gilang yang ada di dalam kontrakan kompak menoleh ke arah pintu, meski sudah tahu siapa yang datang. "Lo kenapa nyuruh kita ngumpul disini? Lo mau curhat kalau Lo belum ML lagi sama Maudy?" Tanya Gilang kepada orang itu, Erlangga. "Lo nikah beneran apa kawin kontrak sih? Kayaknya kebanyakan baca cerita di internet nih!" Kata Dito sambil geleng-geleng kepala. Erlangga duduk di sofa ruang tamu Dito, bergabung dengan ketiga sahabatnya, "beneran!" "Kalau beneran ya jangan kayak main-main gini lah! Tahu-tahu nanti udahan," Panji mengingatkan Erlangga. Erlangga mengusap wajahnya dengan kasar, "gue nggak main-main! Cuma sekarang ada masalah yang lebih besar daripada gue belum ML sama Maudy!" "Apaan? Barang Lo kecil?" Tebak Dito, membuat

