DENDAM 49

1251 Kata

Tiga jam kemudian Enggar dan semua orang kembali ke apartmen nya. Asan, Saino, Adi, dan Tuti sedang berbincang dengan pihak kepolisian di ruang tamu, para body guard dan informan papanya dengan sigap bekerja mencari informasi. Sementara itu, papa dan mamanya berada di dalam kamar bersama Enggar. Tatapan mata Enggar masih sama, kosong dan menerawang jauh. Dia masih belum mandi atau berganti pakaian. Sejak tiba di apartemen, dia terus-terusan memanggil nama Kana, istrinya. Menyuruh ini dan itu, meminta pelayanan sang istri, namun tentu saja tak ada respon, karena Yayu memang tidak ada bersama dengan mereka. Perutnya pun sudah berbunyi, namun tak di hiraukan, pikirannya terus-menerus memanggil nama istrinya, dan meminta kehadirannya. Dia merasa hopeless dan akhirnya memilih diam, menatap s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN