Mata Enggar berbinar memandang dekorasi meja makan yang telah selesai terpajang sedemikian rupa dengan apik. Romantis. Itulah kesan pertama yang akan di peroleh dari suasana cafe saat itu. Lampu cafe di buat redup, hingga cahaya yang di peroleh hanya berasal dari beberapa lampu dan lilin kecil yang di nyalakan. Sepanjang pintu utama menuju salah satu meja yang khusus dihias dengan berbagai kuntum bunga mawar membentuk hati melingkari meja, tempat dimana Enggar berada. Buket bunga mawar berwarna merah dan pink berbagai ukuran menambah romantisme disana, tak lupa lilin-lilin kecil menyala dengan harum yang menyeruak, yang terhirup bersama dengan harum segarnya bunga mawar di sekelilingnya begitu memanjakan indera penciuman. Siang ini sesuai dengan rencana yang dia susun bersama dengan As

