Pak Ilham datang menemui Pak Rudi, dia melemparkan beberapa foto. "Apa itu cukup?" Tanya Pak Ilham menunduk melihat Pak Rudi yang sedang duduk menikmati kopi hitamnya "Ya ini cukup." Pak Rudi menaikkan kedua tangannya di atas meja. Dia heran kenapa Ilham begitu tertarik dengan Dinna. "Saya ingin tau, apa sebenarnya yang bapak inginkan dengan menghancurkan karir dinna?" Ucapnya menatap Pak Ilham berharap bisa menemukan jawabannya. "Saya ingin balas dendam, karena dia saya jadi seperti ini. Tidak ada lagi yang mau menerima naskah saya. Semua orang melihat saya jijik," Pak Rudi mengerutkan dahinya. "Pokoknya saya mau berita ini tersebar, saya mau dia juga hancur seperti saya. Ini uang buat anda." Pak Rudi tersenyum. "Baiklah kalau begitu, kamu tunggu saja." **** Yono kembali datang

