Musibah

1804 Kata

Dinna pergi ke tempat Arya yang di beri tahu oleh Alex. Dia dan Pak Didit berusaha untuk mendapatkan uang Yono kembali. Dinna mengetuk rumah sederhana di daerah kemayoran itu. Seorang laki-laki keluar dengan celana pendek dan kaus berwarna merah. "Cari siapa ya?" "Saya cari pak Arya ada?" "Iya saya sendiri." Pak Didit langsung menarik kerah orang tersebut. "Apa-apaan ini?" tanyanya panik, matanya menatap Dinna heran. "Kembalikan uang pegawai saya?" "Pegawai Anda?? Siapa? Ini apa-apaan sih. Lepasin." Arya berusahan berontak tapi tenaga Pak Didit lebih kuat. "Yono." Arya memejamkan matanya. "Saya sudah tidak punya uang." Serunya lirih. "Anda jangan bercanda, kembalikan uangnya sekarang." "Saya tidak punya uang, perusahaan saya bangkrut hanya rumah ini yang saya punya." Rahang D

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN